JAMBI, denyutjambi.com – Ikan merupakan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi oleh setiap orang dan juga tinggi
akan kandungan gizinya diantaranya terdiri dari protein, lemak, air, karbohdrat, vitamin dan
mineral.

Ikan terdiri dari ikan air tawar dan ikan laut. Keduanya adalah makanan sumber protein
yang sangat penting untuk pertumbuhan tubuh. Ikan mengandung 18-20% protein yang terdiri dari asam amino. Penyebab kerusakan ikan antara lain kadar air yang cukup tinggi (70-80% dari
berat daging).

Kandungan lemak pada ikan banyak mengandung asam lemak tidak jenuh yang sangat
mudah mengalami oksidasi yang menghasilkan bau tengik.
Nah bagaimana penyimpanan yang baik agar ikan tahan lama dan tidak bau?

Berikut tips penyimpanan ikan agar tahan lama dan tidak menimbulkan bau.

1. Pilihlah ikan yang segar atau berkualitas baik
Jika ingin menyimpan ikan, pilihlah ikan yang berkualitas baik. Pilih ikan yang
masih segar, kenyal, dan mata yang masih bening dan cerah, agar tahan lama saat penyimpanan.

2. Bersihkan ikan sebelum disimpan
Pastikan untuk membersihkan ikan sebelum disimpan dengan membersihkan
insang ikan dan membuang bagian isi perutnya. Bersihkan juga sisik pada ikan. Kemudian cuci ikan sampai bersih. Agar ikan tidak berbau amis, tambahkan jeruk nipis, garam, atau bisa juga dengan asam jawa.

3. Simpan di wadah tertutup
Ikan yang sudah dibersihkan dapat disimpan di dalam wadah yang tertutup rapat sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Hal ini bertujuan agar bau dari ikan tidak menyebar, dan ikan tidak rusak. Jika penyimpanan dengan plastik kemungkinan dapat merusak plastik saat plastik mulai beku, dan menyebabkan bau ikan menyebar dan dapat merusak ikan.

4. Pisahkan ikan yang ingin dimasak berbeda Sebelum dimasukkan ke dalam freezer, pisahkan beberapa ikan yang ingin
dimasak dengan masakan yang berbeda. Seperti, ingin menggoreng ikan, membuat ikan yang berkuah atau pun jenis makanan yang lainnya, pisahkan ikan di beberapa tempat sesuai dengan jenis olahan yang akan Anda buat, agar ikan hanya dikeluarkan satu kali.

5. Simpan di dalam freezer
Setelah dimasukkan ke dalam wadah tertutup. Kemudian masukkan ke dalam freezer. Suhu dingin di dalam freezer akan menjaga kesegaran ikan hingga 3 bulan lebih. Tempelkan tanggal memasukkan ikan sehingga bisa memperkirakan berapa lama ikan
sudah berada di dalam freezer.

6. Pisahkan tempatnya di dalam freezer
Ketika ingin menyimpan ikan di dalam freezer, sebelumnya pindahkanlah makanan lain seperti es krim, nugget, dan bahan makanan lain ke bagian lain dari freezer. Anda bisa membagi ruang freezer jadi 2 bagian yaitu bagian makanan mentah dan makanan beku (siap makan & masak). Pastikan semua bahan disimpan dalam wadah tertutup agar tidak saling mengeluarkan atau menyerap bau.

7. Jangan dimasukkan kembali ke dalam freezer setelah ikan dikeluarkan
Jika ikan beku telah dicairkan di suhu ruang, lebih baik tidak disimpan lagi dalam
waktu lama di dalam kulkas karena dikhawatirkan akan menimbulkan kontaminasi bakteri dan membuat ikan membusuk. Segera olah jika sudah dikeluarkan.(*/ Tiara Andhiny)

SHARE

LEAVE A REPLY