KOTAJAMBI, denyutjambi.com – Terkait adanya dugaan sambungan air ilegal yang dilakukan oleh pihak Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA), PDAM Tirta Mayang Jambi resmi melaporkan Universitas Adiwangsa Jambi ke Mapolresta Jambi, pada Jum’at Malam (26/04/2019). Pasalnya, batas waktu yang telah diberikan oleh pihak PDAM selama 2 hari, sama sekali tidak diindahkan oleh pihak Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA).

Laporan yang dilakukan oleh PDAM Tirta Mayang ke Mapolresta Jambi, juga didasari atas ditemukannya illegal conection (sambungan ilegal, red), pada saat PDAM menurunkan tim untuk melakukan pengecekan ke lapangan. Alhasil, dalam pengecekan tersebut tim yang diketuai oleh Daniel yang tidak lain adalah Manager Departemen Pengelolaan Pelanggan, menemukan adanya Illegal Conection di areal Kampus Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA). Bukan hanya itu, setelah dilakukan pengecekan kadar air yang mengalir pada saat pengecekan tersebut, kandungan air yang mengalir sama persis dengan air yang didistribusikan oleh PDAM Tirta Mayang Jambi.

Kasubag Humas PDAM Tirta Mayang Jambi, Suparyadi, membenarkan bahwa pihak PDAM Tirta Mayang Jambi telah melaporkan Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA) ke Mapolresta Jambi, (26/04/2019) malam.

“Betul, kami memang melaporkan Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA) ke Mapolresta Jambi. Laporan yang kami lakukan, karena tidak ditemukannya solusi untuk memecahkan permasalahan ini. Selain itu, pihak UNAJA tetap bersikukuh pada argumennya dan tidak mau disalahkan. Mau tidak mau, suka tidak suka, yang bisa menentukan salah atau tidaknya hanyalah aparat penegak hukum. Kalau proses yang sudah dijalankan oleh PDAM Tirta Mayang, sudah sesuai dengan SOP yang berlaku,” jelas Suparyadi.(cbf/*)

SHARE

LEAVE A REPLY