JAMBI, denyutjambi.com – Penantian wisatawan untuk bisa menikmati indahnya panorama Danau Sipin, Kota Jambi akhirnya terjawab juga. Danau di dalam kota yang memiliki luas sekitar 42 hektare tersebut kini mulai nyaman dikunjungi menyusul pembangunan turap atau tanggul pengaman dan sarana wisata di tepian danau itu.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono
(kanan) didampingi Gubernur Jambi, Zumi Zola (kiri) ketika meninjau pembangunan tanggul atau bronjong di Danau Sipin, Kota Jambi, baru-baru ini.

“Sekarang sudah enak berkunjung ke Danau Sipin. Pengunjung sudah bisa langsung duduk bersantai sembari menikmati nuansa alami langsung di tepi danau. Jalan ke tpi danau sudah ada. Kemudian jalan dan tempat bersantau juga dibangun cukup bagus di atas turap di sekeliling danau ,”kata Yuli (30), seorang pengunjung Danau Sipin, Telanaipura, Kota Jambi kepada SP baru-baru ini.

Gubernur Jambi, Zumi Zola melakukan penanaman pohon pada pencanganan penghijauan Danau Sipin, Kelurahan Buluran, Kecamatan  Danau Sipin, Kota Jambi, baru-baru ini.

Menurut  Yuli, dulu pengunjung enggan melongok Danau Sipin karena tidak ditata dengan baik. Biasanya pengunjung hanya memandang sepintas Danau Sipin ketika mereka melintas di danau tersebut. Pengunjung juga tak banyak yang menghabiskan waktu  lebih lama di Danau Sipin karena jalan ke tepi danau tidak ada. Kemudian sarana wisata di kawasan Danau Sipin juga tidak tersedia.

“Tapi kini Danau Sipin sudah tampak asri. Pengunjung sudah bisa menikmati suasana rekreatif di tepian Danau Sipin. Taman dan area parkir  juga sudah tersedia di pintu masuk objek wisata tersebut. Pengunjung objek wisata tersebut pun kini semakin ramai, khususnya di akhir pekan dan hari libur,”katanya.

Upaya Penyelamatan

Wajah kumuh Danau Sipin kini berubah menjadi asri dan mulai memesona menyusul pembenahan – pembenahan yang dilakukan di danau tersebut. Salah satu pembenahan tersebut, yakni pembangunan turap di tepian danau itu. Selain mencegah longsor dan erosi, bagian atas turap juga ditata sedemikian rupa menjadi tempat bersantai bagi pengunjung.

Gubernur Jambi, Zumi Zola mengatakan, penataan Danau Sipin dilakukan saat ini sebagai salah satu upaya penyelamatan danau tersebut dari ancaman kerusakan lingkungan. Danau Sipin perlu diselamatkan karena danau tersebut memiliki multifungsi. Danau Sipin hingga kini berfungsi menjadi sumber bahan baku air bersih bagi warga Kota Jambi.

Kemudian Danau Sipin juga memiliki potensi wisata yang cukup menarik. Danau tersebut bisa dimanfaatkan menjadi tempat rekreasi keluarga karena lokasinya berada dalam kota. Kemudian dan panorama danau tersebut juga cukup indah. Kemudian Danau Sipin juga berpotensi menjadi arena olahraga air dan wisata air. Selain itu Danau Sipin hingga kini masih sentra ekonomi produktif warga melalui usaha budidaya ikan air tawar dengan pola jaring apung atau keramba.

“Program utama penyelamatan Danau Sipin, yaitu membangun turap di sepanjang tepian Danau Sipin. Turap tersebut berfungsi mencegah dan mengatasi erosi dan longsor tepian danau. Bagian atas turap dibangun menjadi jalan lingkar dan tempat rekreasi. Sedangkan kawasan danau ditata menjadi lokasi usaha ekonomi produktif perikanan rakyat,”katanya.

Penghijauan

Upaya lain yang dilakukan menyelamatkan Danau Sipin dari ancaman kerusakan, yakni penghijauan di sekeliling danau. Penghijauan di danau yang berada persis di belakang kantor Gubernur Jambi tersebut dimulai November 2017. Jumlah bibit pohon yang ditanam di seluruh kawasan penyangga Danau Sipin mencapai 2.260 batang.

“Penghijauan Danau Sipin terus ditingkatkan agar daerah resapan air tersebut tetap lestari. Danau Sipin perlu diselamatkan danau tersebut menjadi waduk alami yang mampu memasok bahan baku air bersih untuk kebutuhan warga Kota Jambi,”ujarnya.

Menurut Zumi Zola, Danau Sipin yang merupakan satu-satunya daerah resapan air di Kota Jambi belakangan ini semakin terancam akibat pembangunan permukiman dan pembuangan limbah. Pepohonan yang dulu cukup lebat di kawasan Danau Sipin pun kini sudah berkurang drastis.

Waduk Alami

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono ketika meninjau kondisi Danau Sipin, baru-baru ini mengatakan, Danau Sipin perlu diselamatkan dari ancaman pencemaran usaha keramba ikan dan limbah.  Danau Sipin rawan pencemaran limbah karena berdekatan dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RRSUD) Raden Mattaher Jambi, perkantoran, permukiman penduduk dan masih menjadi lokasi keramba ikan.

Basuki Hadimuljono lebih lanjut mengatakan, penyelamatan Danau Sipin perlu dilakukan secara serius dan berkesinambungan karena danau tersebut menjadi sumber bahan baku air bersih warga Kota Jambi dan waduk alami di Kota Jambi. Selain itu Danau Sipin juga merupakan aset wisata Jambi yang perlu dikembangkan dan dilestarikan.

“Kerusakan lingkungan dan pencemaran Danau Sipin harus dicegah lebih dini karena danau yang berada di dekat Sungai Batanghari ini menjadi waduk alami dan sumber bahan baku air bersih. Ketika kemarau panjang terjadi di Jambi dan Sungai Batanghari menyusut, Danau Sipin tetap mampu memasok bahan baku pengolahan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mayang Kota Jambi,”katanya.

Dikatakan, banyak wilayah di Indonesia membuat bendungan atau waduk sebagai tempat menampung air. Provinsi Jambi, khususnya untuk wilayah Kota Jambi tidak perlu lagi membuat bendungan atau waduk, karena sudah ada Danau Sipin yang bisa digunakan sebagai tempat menampung air yang telah disediakan secara alami.

“Danau Sipin juga harus diselamatkan dari erosi dan longsor dengan membangun tanggul pengaman di sepanjang tepian danau. Pembangunan tanggu tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk arena rekreasi. Kemudian pembangunan tanggul di sepanjang pantai Danau Sipin juga menambah keindahan danau tersebut,”katanya.

Wisata Andalan

Secara terpisah, Wali Kota Jambi, Syarief Fasha ketika melantik Forum Komunikasi Masyarakat Danau Sipin (Forkomasdas) Kota Jambi di tepian Danau Sipin, baru-baru ini mengatakan, pihaknya akan mengembangkan Danau Sipin menjadi objek wisata andalan. Danau tersebut akan dijadikan pusat wisata alam dan budaya khas Kota Jambi.

Dikatakan, Danau Sipin memiliki potensi besar menjadi magnit wisata di Kota Jambi karena letaknya strategis berada di perkotaan. Kemudian Danau Sipin dekat dengan rumah sakit, perkantoran dan merupakan jalur lintas transportasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera.

Menurut Syarif Fasha, berbagai fasilitas wisata akan dibangun di kawasan danau tersebut tahun ini. Fasilitas tersebut antara lain, Objek wisata ini akan segera kami lengkapi dengan sarana jogging track (sarana jalan santai), tambahan tanggul, jembatan di tengah danau, kios usaha kecil untuk cinderamata dan kios wisata kuliner.

“Kemudian kami juga akan menyediakan sarana penunjang pariwisata air dan normalisasi kawasan danau,” katanya.(*)

 

SHARE

LEAVE A REPLY