JAMBI, denyutjambi.com – Cabang Olahraga Dayung akan jadi salah satu cabang olahraga yang diprioritaskan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi. Pasalnya, Cabang Olahraga dayung ini merupakan salah satu cabor andalan untuk bisa mendulang medali dalam setiap kejuaran.

Hal itu dikatakan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Kominte Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi, Engkos Kosasih saat menghadiri Rakerda Podsi Jambi, Minggu (8/10) siang

“Cabor dayung ini merupakan salah satu cabor Prioritas, dan ini dapat kita lihat raihan prestasi yang telah mereka persembahkan selama ini,” kata Engkos Kosasih.

Sebagai Kepala Bidang Bina Prestasi KONI Provinsi Jambi, Engkos Kosasih juga mengatakan, meski selama sudah menunjukkan hasil serta memberikan sumbangsihnya sebagai seorang atlet, namun hingga saat ini atlet dayung maupun atlet lainnya belum menikmati sarana dan prasarana dalam menunjang latihan.

“Atas keterbatasan sarana latihan tersebut, ke depan akan didukung oleh dua dinas, yakni Dinas Kepemudaan dan olah raga Provinsi Jambi dan KONI Provinsi Jambi. Bukan berarti selama ini tidak diperhatikan,” jelas Engkos Kosasih.

Sementara itu Ketua PODSI Jambi Iwan Hendrawan dalam Rapat Kerja Daerah Provinsi Jambi menyampaikan, bahwa para atlet dayung Jambi cukup berpotensi untuk bisa mendulang prestasi lebih baik lagi. Semua itu, tentunya bisa terwujud asalkan Pengprov, Pemerintah serta instansi terkait bisa untuk bisa melengkapi sarana dan prasarana sebagai penunjang latihan mereka.

“Kalau dilihat dari segi prestasi, sudah tidak diragukan lagi. Hanya saja sektor penunjang yakni sarana prasarana latihan mereka,” jelas Ketua PODSI Jambi Iwan Hendrawan.

Meski demikian, dengan keminiman fasilitas, atlet dayung Jambi terus berusaha untuk menggukirkan prestasi, seperti pada Pekan Olahraga Nasional Semarang Jawa Tengah beberapa waktu lalu, atlet dayung Jambi berhasil menyumbang dua medali yakni medali emas dan perak.

“Kalau dilihat dari kegigihan atlet dayung kita tidak diragukan lagi, seperti Tiara meski belum berhasil mempersembahkan medali, tapi mental sudah seperti juara, padahal dia masih kelas 2 SMP,” sebut Iwan Hendrawan.

Untuk itu, dengan kepengurusan PODSI yang baru ini, selain bisa membina atlet dayung yang sudah ada, kita bersama pengurus juga berkomitmen untuk bisa menelurkan atlet dayung yang berpotensi kedepannya.

“Ini adalah PR yang cukup besar. Namun kalau dikerjakan secara bersama-sama maka semua itu bisa terwujud nantinya,” pungkas Iwan Hendrawan. (djc1)

SHARE

LEAVE A REPLY