TEBO, denyutjambi.com – Setelah memekarkan dari wilayah Kabupaten Bungo Tebo, pada tanggal 12 oktober 1999. Dimana kabupaten Tebo memiliki luas wilayah 6.641 km2, dengan berbagai potensi Sumber Daya Alam yang beragam.

Hingga sampai saat ini, wilayah Kabupaten Tebo masih terbilang jauh dari perhatian pemerataan dan keadilan dibidang pembangunan infrastruktur, sumber daya manusia terutama di wilayah kota tebo, yang notabene adalah pusat pelayanan pemerintahan dan jasa.

Menurut Ketua DPW PKB Jambi Sofyan Ali atau yang akrab disapa Bang Piyan, dengan tegas dan lantang mengatakan, Tebo ini Sudah memekarkan Diri dari Kabupaten Bungo Tebo sejak Tahun 1999, delapan belas tahun yang lalu.

“Tetapi potret wajah kabupaten tebo masih timpang serta jauh dari Keadilan Pemerataan di bidang Pembangunan Infrastruktur yang seiring sejalan dengan Meningkatnya pembangunan Sumber Daya Manusianya,” sebut Piyan.

Untuk itu Bang Piyan menegaskan bagi Seluruh Kader Partainya untuk ikut mengawasi arah berjalannya pembangunan di Kabupaten Tebo.

Seiring dengan itu, melalui orasi politik EKA MARLINA MAJID yang disampaikan di depan ratusan kader partai yang berbasiskan KBNU dengan BINTANG SEMBILAN, secara tegas mengatakan Pada (muscab PKB TEBO IV-10/09/2017) ;

PKB akan terus mengawasi proses pembangunan di negeri “bumi serentak galah, serengkuh dayung” dengan semua sumber daya yang ada di partai. Dan mendorong pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten agar memberikan hak pembangunan yang sama atas kabupaten tebo dengan kabuapten lain pungkasnya. (djc1)

SHARE

LEAVE A REPLY