Presidium HMPIJ, Al-Muttaqin

JAKARTA, denyutjambi.com – Himpunan Mahasiswa Pemuda Indonesia Jambi (HMPIJ) menyayangkan pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi Cornelis Bustom (CB) terkait polemik mobil ambulan Rumah Sakit Raden Mattaher (RSRM).

Menurut Al-Muttaqin selaku Presidium HMPIJ menyatakan bahwa pernyataan CB tersebut terlalu tendensius bermuatan politik.

“Pernyataan beliau seharusnya tidak begitu, terkesan sangat tendensius menyerang dan syarat dengan muatan politik,” tutur Al-Muttaqin.

Mahasiswa pascasarjana ilmu Hukum ini juga menilai ada beberapa hal yang membuat dia berpendapat bahwa pernyataan yang dilontarkan oleh CB masuk dalam kategori tidak etis.

“Saya menilai ada beberapa hal yang membuat pernyataan yang dikeluarkan oleh pak Cornelis masuk dalam kategori tidak etis, pertama terkesan beliau sangat meremehkan profesi dokter gigi, padahal undang-undang sudah mengatur jelas siapa saja yang bisa menduduki posisi sebagai direktur utama sebuah rumah sakit, dan dokter gigi juga masuk dalam aturan undang-undang,” Jelas Taqin.

“Kemudian kedua sebagai ketua DPRD, seharusnya pak Cornelis tidak mengeluarkan pernyataan keras dan tendensius sebelum mendengar duduk permasalahnya secara runut. Tidak bisa melihat dari satu sisi namun harus melihat juga dari dua sisi, pak cornelis seharusnya bisa saja memanggil dirut Rumah Sakit Raden Mattaher secara langsung untuk meminta keterangan duduk perkara nya, apalagi direktur rumah sakit sudah melaporkan kepada wakil ketua dewan. Berarti ada mis komunikasi di internal dewan,” lanjutnya.

Terkait rekomendasi untuk pergantian direktur, Al-muttaqin menilai itu sepenuhnya kewenangan Gubernur.

“Kalau rekomendasi pergantian semua bisa mengeluarkan rekomendasi, kita pun bisa keluarkan itu, namun tidak serta merta harus di ikuti karena sepenuhnya itu kewenangan Gubernur. Apalagi Gubernur punya PR target akhir tahun, kalau gonta-ganti terus bagaimana bisa tercapai,” kata Taqin.

Terakhir, pimpinan organisasi mahasiswa dan pemuda jambi berharap, Semua pihak mampu bekerja dengan baik lagi dan bisa mengoreksi hal-hal yang substansial.

“Sebagai masyarakat kami berharap semua instansi pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif di provinsi jambi mampu bekerjasama dengan baik dan terus memperbaiki lembaga masing-masing. Artinya eksektif dalam hal ini pemprov harus lebih memaksimalkan pelayanan dan benar-benar bekerja bagi masyarakat kemudian legislatif sebagai lembaga pengontrol, lebih memaksimalkan peran dan memilih hal-hal yang subtantif seperti penggunaan anggaran dan lainnya,” Ucap Taqin

“Permasalahan ambulan saya pikir sudah selesai, tidak ada yang perlu diperpanjang. Apalagi dari pihak keluarga pak HBA sudah tidak mempermasalahkan, dan dari pihak rumah sakitpun sudah meminta maaf. Jadi alangkah baiknya energi kita, kita simpan untuk kepentingan yang kebih besar lagi, tentunya untuk membangun Jambi yang lebih baik lagi,” tutup Taqin. (tim)

SHARE

LEAVE A REPLY