KUALATUNGKAL, denyutjambi.com – Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI ) An-Nadwah Kuala Tungkal membuka kembali penerimaan calon mahasiswa baru gelombang II setelah sebelumnya telah membuka gelombang pertama.

Sejak berdiri pada tahun 1984, yang didirikan atas prakasa Majlis Ulama Indonesia (MUI) pada waktu itu Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum pecah menjadi 2, masih Kabupaten Tanjung Jabung. STAI An-Nadwah Kuala Tungkal sudah banyak mengeluarkan sarjana yang saat ini sudah banyak yang mengabdi kepada masyarakat, baik itu didunia pemerintahan maupun pendidikan khusnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dari tahun ketahun STAI An-Nadwah mengalami kemajuan yang cukup pesat, pertamakali berdiri STAI An-Nadwah hanya memilik 1 Fakultas, yaitu fakultas Usuluddin, pada tahun 1996 STAI An-Nadwah membuka 2 Jurusan, yakni jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Kemudian pada tahun 2014 STAI An-Nadwah Kuala Tungkal menambah dua jurusan lagi, yaitu jurusan Ekonomi Syariah (ESy) dan Hukum Tata Negara (HTN).

Aktifitas Mahasiswa STAI An Nadwah Kuala Tungkal

Selain itu, Kampus STAI An-Nadwah Kuala Tungkal memiliki Akriditasi B. ditambah fasilitas STAI An-Nadwah Kuala Tungkal juga sudah cukup memadahi, dari Perputakaan, Laboratorium, ruangan Microtecing,Wifi, Aula Pertemuan, proyektor, perlatan music, perlengkapan olahraga, kendaraan kampus baik roda 2 maupun roda 4.

Bahkan dalam waktu dekat pihak kampus STAI An-Nadwah Kuala Tungkal akan mendirikan pemancar Radio Kampus, semua fasilitas itu sudah dimilikinya, sehingga dalam setiap tahunnya minat orang untuk masuk ke STAI An-Nadwah Kuala Tungkal selalu meningkat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana penerimaan Mahasiswa baru Drs.H.Abdul Jalil MM. mengatakan Pada gelombang pertama kemaren sudah ada 380 orang yang sudah mengikuti tes, dan di buka kembali mulai tanggal 25 Juli hingga 05 Agustus 2017.

“Dalam Setiap tahunnya peminat orang untuk  masuk kuliah di STAI An-Nadwah semakin meningkat, bahkan Kampus STAI An-Nadwah merupakan Kampus yang memiliki mahasiswa terbanyak untuk tingkat STAI,”ungkapnya.

Ditambahkannya lagi, dalam penerimaan mahasiswa baru kali ini, Ia berharap bukan mengedapankan Kuantitas, tetapi juga Kualalitas mahasiswa itu juga sangat penting, sehingga setelah selesai dari bangku perkuliahan mereka sudah siap baik itu untuk diri sendiri maupun masyarakat yang mereka tinggal.

“selain kuantitas, kualitas yang harus dikedepankan karena ketika mereka selesai dari bangku perkuliahan mereka sudah siap baik itu untuk diri sendiri maupun masyarakat yang mereka tinggal,”pungkasnya. (man)

SHARE

LEAVE A REPLY