MUAROJAMBI, denyutjambi.com – Dengan ditetapkannya perubahan IAIN STS Jambi menjadi UIN STS Jambi sangat diapresiasi oleh GUbernur Jambi Zumi Zola. Hal tersebut dikemukan Zola saat menghadiri Tasyakuran Transformasi IAIN menjadi UIN STS Jambi, di ruang Audit UIN STS Jambi, Rabu (24/05).

Gubernur Jambi menyampaikan tranformasi ini merupakan suatu langkah maju yang sangat besar untuk pendidikan di Provinsi Jambi.

“Saya sangat mengapresiasi untuk bapak rektor yang tidak henti-hentinya berusaha mengubah IAIN STS Jambi menjadi UIN STS Jambi, usaha beliau ini sungguh luar biasa,” ungkap Zola.

Senada dengan berubahnya menjadi UIN STS Jambi, kita harapkan juga kualitas SDM pun terus meningkat. Gubernur juga berharap agar lulusan UIN ini tidak hanya cerdas dalam bidang pengetahuan dan akademisi saja, karena basicnya adalah agama kita harapkan ilmu agamanya juga kuat.

Zola berharap anak-anak Jambi yang kuliah di UIN STS Jambi bukan hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan akademis  tetapi juga punya basic (dasar) ilmu agama dan akidah yang kuat.

“Apapun ilmu yang dimiliki akan menjadi berkah dan bermanfaat untuk masyarakat luas, dan saya optimis rektor dan jajaran para dosen setelah menjadi UIN ini akan memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” harap Zola.

Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi, Dr. Hadri Hasan menyampaikan, tasyakuran dilaksanakan sebagai ungkapan rasa kebahagiaan civitas akademika UIN STS Jambi bersama seluruh lapisan masyarakat Jambi yang mendambakan kemajuan pada bidang pendidikan bagi generasi penerus pembangunan, juga upaya awal pemaknaan atas nikmat anugerah Allah SWT. “Dikukuhkan secara resmi melalui Perpres Nomor 37 Tahun 2007 tertanggal 3 April 2017,” ujar Hadri Hasan.

Lebih lanjut, Dr. Hadri Hasan menyampaikan transformasi ini telah menempuh proses yang panjang atas cita-cita untuk memiliki universitas Islam di Provinsi Jambi telah menguras tenaga, pikiran, dan finansial yang tidak sedikit, serta dukungan yang tidak henti-hentinya dari seluruh komponen masyarakat. “Lika likunya terekam dengan jelas oleh tim universitas dan menjadi bagian tidak terpisahkan dan tentunya tercatat dalam tinta emas transformasi IAIN menjadi UIN STS Jambi,” ujar Hadri Hasan.

Hadri Hasan menyampaikan ungkapan terima kasih atas dukungan seluruh komponen masyarakat, Pemerintah Provinsi Jambi, DPR Jambi, Kementerian Agama RI, unit internal universitas yang setia membantu dengan koordinasi dan kerjasama serta sinergisitas antara dosen senior dan junior.

“Dalam kurun waktu lima tahun terlihat kemajuan yang signifikan dengan besarnya animo masyarakat terhadap pendidikan putra putrinya ke UIN STS Jambi naik dengan kisaran 120 persen. Untuk itu, beberapa komitmen yang dilakukan UIN STS Jambi membangun sarana pendidikan yang berkualitas melalui dana pinjaman sebesar Rp650 milyar dari Islamic Development Bank. Sudah selesai tahap lelang perencanaan, 2018 akan dilaksanakan pembangunan fisik yang ditargetkan akhir 2019 pembangunan selesai secara total, 2020 sarana perkuliahan sudah dapat dipergunakan dengan baik, serta kita siapkan Saintek, Sospol, Dakwah, dan Komunikasi Islam, juga lima prodi baru satu diantaranya adalah Teknologi Informatika, Biologi Murni, Fisika, Kimia dan Matematika, termasuk melakukan penguatan dibidang riset sesuai dengan cita-cita perguruan tinggi,” papar Hadri Hasan.

Majunya dunia pendidikan di Provinsi Jambi menjadi tugas bersama antara pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat dalam upaya mencetak generasi berilmu, beriman, dan berakhlak mulia yang tentunya harapan besar itu juga tertuju pada Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi. (djc1)

Reporter: Rakhmad Fadhillah

SHARE

LEAVE A REPLY