KOTAJAMBI, denyutjambi.com – Ely Anisa (16), atlit taekwondo muda berbakat asal Jambi harus mengurungkan niatnya untuk membawa nama Indonesia ke kancah Internasioanal dalam mengikuti Asean Championship tanggal 24-25 Maret di Malaysia.

Pasalnya, pasport gadis ini yang tidak diterbitkan pihak imigrasi Jambi, karena beralasan nama akta kelahiran dan kartu Keluarga Ely annisa yang berbeda.

“Padahal kita sudah melampirkan rekomendasi KONI Jambi dan surat pemanggilan dari PBTI untuk mengurus ini tetapi tetap tidak bisa,” tulis Sabem Sarwedy asisten pelatih Taekwondo Pengprov Jambi melalui pesan WA, Kamis (23/3/17).

Selain itu, Sarwedy juga sangat menyayangkan atas tidak adanya kerja sama pihak Imigrasi Provinsi Jambi dalam menerbitkan pasport atlit yang akan membela nama bangsa Indonesia terutama Provinsi Jambi ke luar negri.

“Memang benar prosedur kelengkapan bahan dan waktu pengurusan pasport harus dipenuhi, namun dalam kasus ini harusnya ada kebijakan atau pengecualian dalam pengurusan pasport,” sesalnya.

Sementara itu Jimy Martin selaku peltih taekwondo Pengprov Jambi juga menanggapi tentang hal ini, menurutnya ini terjadi karena kealahan atlitnya sendiri.

“Atlitnya mengaku punya pasport ke pelatih, waktu di pinta pasport ternyata belum dibuat, jadi waktunya mepet dan tidak terkejar untuk mebuat pasport,” terangnya saat dikonfirmasi melalui via WA.

Sedangkan orangtua Ely Anisa sendiri belum bisa dikonfirmasi baik melalui via telpon dan yang lainnya. (djc2)

Reporter: Ahmad Zain

LEAVE A REPLY