BATANGHARI – Sejumlah massa demonstran yang tergabung dalam Lembaga Pengawasan Pembangunan dan Pelaporan Tindak Korupsi Jambi (LP3 TKJ), selasa siang (08/11/2016) mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari.
Dalam orasinya, massa mensinyalir adanya ketidak transparan dan akuntabelnya pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2013 hingga 2016 oleh beberapa kepala sekolah.  Bahkan massa juga menyebutkan akan melaporkan beberapa sejumlah kepala sekolah kepada institusi hukum, terkait pengelolaan dana BOS tersebut yang diduga tidak sesuai pedoman dan petunjuk teknis dari Pemerintah.
“Kami akan meminta kepada kepada Kejari Batanghari untuk segera memanggil dan memeriksa beberapa kepala sekolah serta ditindak lanjuti sesuai proses hukum yang berlaku,” ujar salah seorang massa, Herlas.
Terkait persoalan ini, Ketua PGRI Muara Tembesi, Suhaimi Haviz yang turut menyaksikan aksi tersebut langsung angkat bicara. Dirinya mengaku siap memenuhi apa yang menjadi tuntutan pendemo.
“Jika kenyataannya nanti kami semua Kepsek dinyatakan bersalah dalam pengolaan dana BOS, kami siap mengundurkan diri dari Kepsek. Sejauh ini pengelolaan dana BOS tetap mengacu pada peraturan. Jika kami salah, kami siap mempertanggung jawabkan semuanya,” kata Suhaimi Haviz.(wan)
SHARE

LEAVE A REPLY