JAMBI– Maraknya barang ilegal yang masuk ke Jambi melalui pelabuhan tikus, menjadi perhatian Pemerintah Propinsi Jambi bersama aparat terkait untuk melakukan kordinasi dalam upaya penertiban, sebagaimana disampaikan Gubernur Jambi H Zumi Zola Stp. MA Selasa (1/11/16), Pemerintah dalam hal ini tengah melakukan upaya penertiban dengan cara mendata pelabuhan yang benar memiliki izin maupun yang belum memiliki izin resmi.
Banyaknya barang ilegal yang masuk melalui jalur sungai ini sudah menjadi momok yang sangat serius, bahkan pernah kedapatan penyeludupan bawang ilegal serta narkotika jenis ganja dari salah satu pelabuhan di Propinsi Jambi.
Menurutnya pemerintah akan coba giring pemilik pelabuhan untuk membuat izin resmi agar tidak ada lagi bahasa pelabuhan tikus, karena Pemprov tidak dapat menutup langsung pelabuhan tersebut karena ada ribuan pekerja yang akan menjadi korban.
“Kita akan coba juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait izin yang belum turun,”katanya.
Disampaikannya pelabuhan tikus tidak hanya satu tapi ada beberapa pelabuhan yang telah di data oleh pihak Polda Jambi selaku aparat terkait, untuk itu pihaknya akan melakukan monitoring atas pelabuhan-pelabuhan tersebut, walaupun nantinya telah memiliki izin resmi. (one)
SHARE

LEAVE A REPLY